PENGARUH PEER GROUP TERHADAP KEPATUHANKONTROL DAN KONDISI LUKA SCABIES DI PONDOKPUTRA DAMANHURI ROMLY PESANTREN ZAINULHASAN GENGGONG
Kata Kunci:
Peer Group, Kepatuhan Kontrol, Kondisi Luka ScabiesAbstrak
Penyakit scabies dapat disebabkan oleh jamur, virus, kuman, parasit hewan dan lain-lain. Tujuan penelitian adalah Menganalisis Pengaruh Peer Group Terhadap Kepatuhan Kontrol dan Kondisi Luka Scabies Di Pondok Putra Damanhuri Romly. Desain penelitian ini menggunakan Pra
Exsperimental One Group Pre-Post Test Desain. Teknik pengambilan sampel Purposive Sampling.
Populasi penelitian ini adalah Semua santri Putra Pondok Damanhuri Romly yang berjumlah 80 santri dalam 3 bulan terakhir yang menderita scabies (Januari s.d Maret 2025). Dan sampel penelitian sebanyak 67 santri di Pondok Putra Damanhuri Romly. Analisis yang digunakan analisis Wilcoxon dengan alat ukur menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Berdasarkan hasil penelitian sebagian besar responden sebelum dilakukan Peer Group memiliki kategori kepatuhan kurang patuh dan setelah dilakukan Peer Group menjadi patuh yaitu sebanyak 52
responden (77,6%) dan sebagian besar sebelum dilakukan Peer Group miliki kategori Kondisi Luka Scabies berat dan setelah dilakukan Peer Group menjadi kategori Kondisi Luka Scabies ringan yaitu sebesar 43 responden (64,2%). Dari analisis bivariat dengan uji Wilcoxon didapatkan
nilai -value= 0,000 < α = 0,05 yang artinya Ada Pengaruh Peer Group Terhadap Kepatuhan Kontrol dan Kondisi Luka Scabies di Pondok Putra Damanhuri Romly Pajarakan Probolinggo.
Pendekatan peer group dapat meningkatkan kepatuhan kontrol dan kondisi luka scabies yang lebih baik serta efektif khususnya dilingkungan pondok pesantren.