PENGARUH PENYULUHAN DENGAN METODE PEEREDUCATION TERHADAP KETERCAPAIAN KONSUMSITERAPI PENCEGAHAN TUBERKULOSIS (TPT)
Kata Kunci:
Peer Education, Terapi Pencegahan Tuberkulosis, Keluarga TB ParuAbstrak
Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) adalah pengobatan untuk individu berisiko tinggi TB agar terhindar dari infeksi atau penyakit aktif. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh penyuluhan dengan metode peer education terhadap peningkatan konsumsi TPT pada keluarga
penderita TB paru. Desain penelitian korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah Semua keluarga pasien TB pada bulan Januari 2025 dengan sampel penelitian sebanyak 30 orang dilakukan 3 sesi untuk edukasi peer education dengan tehnik sampling Total sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner kemudian data diolah dengan menggunakan SPSS dengan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil analisis penelitian menunjukkan ketercapaian TPT sebelum dilakukan penyuluhan dengan metode peer education yang lengkap sebanyak 26 orang (86.7%) dan setelah dilakukan penyuluhan dengan status lengkap sebanyak 28 orang (93.3%). Sedangkan hasil Analisa data sebesar 0,046 (lebih kecil dari 0,05). Maka dapat hubungan linear antara variabel Penyuluhan Dengan Metode Peer education Terhadap Ketercapaian Konsumsi Terapi Pencegahan Tuberkulosis Pada Keluarga TB Paru Media pembelajaran yang beragam dan menarik dapat memudahkan, disukai dan bermanfaat
bagi banyak orang, sehingga seseorang akan lebih mudah untuk mempelajari dan memahaminya.
Metode peer education dalam penyuluhan pencegahan TB berpotensi meningkatkan ketercapaian terapi di keluarga TB paru. Keberhasilannya bergantung pada kualitas pelaksanaan, pelatihan, dan dukungan semua pihak dalam upaya menekan angka kejadian TB di masyarakat.