HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN MOTIVASI DIRI DENGAN KEPATUHAN KUNJUNGAN PADA POSYANDU LANSIA
Kata Kunci:
Dukungan Keluarga, motivasi diri, lansiaAbstrak
Lansia merupakan kelompok umur yang sangat rentan untuk mengalami gangguan kesehatan. Kondisi fisik Lansia dan gangguan penyakit menjadi dua hal yang saling terkait yang dapat mempengaruhi kesehatan Lansia. Kemandirian fisik berhubungan dengan gangguan mental emosional pada Lansia. Tujuan penelitian adalah Menganalisa Hubungan Dukungan Keluarga dan Motivasi diri Dengan Kepatuhan Kunjungan Pada Posyandu Lansia di Dusun Karang Tengah Desa Ganting Wetan Kecamatan Maron Kabupaten Probolinggo.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik korelasional dengan desain penelitian cross sectional. Penelitian ini di lakukan di Dusun Karang Tengah Desa Ganting Wetan Kecamatan Maron Kabupaten Probolinggo. Populasi penelitian sejumlah 100 responden. Teknik sampel yang di gunakan adalah Simpel random sampling dengan sampel sejumlah 80 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan motivasi diri dengan kepatuhan. Analisa data yang di gunakan pada penelitian ini menggunakan uji korelasi regresi linier berganda.
Hasil penelitian ini menunjukkan data dukungan keluarga sebagian besar adalah dukungan keluarga sedang yaitu 61 responden (76,3%). Dan Motivasi diri sebagai besar yaitu 61 responden (76,3%). Dan sebagian besar kepatuhan kunjungan lansia adalah patuh yaitu sebanyak 75 (93,8%) responden. Hasil uji korelasi regresi linier berganda di dapatkan nilai p = 0,000 < α=0,05. Hal ini menunjukkan ada Hubungan Dukungan keluarga dan Motivasi Diri pada Kepatuhan Kunjungan pada Posyandu Lansia di Dusun Karang Tengah, Desa Ganting Wetan, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo berarti nilai p value < α = 0,05.
Disarankan bagi fasilitas kesehatan hendaknya follow up peran keluarga terhadap kunjungan lansia untuk memberikan dukungan dan pelatihan kepada keluarga.