HUBUNGAN NILAI GULA DARAH PASIEN TBC DMDENGANTINGKATPOSITIFMTB(MYCOBACTERIUM TUBERCULOSIS) BERDASARKAN HASIL TCM (TESCEPAT MOLEKULER) DI UPT PUSKESMAS MARON

Penulis

  • Muzamil Universtas Hafshawaty Zainul Hasan Penulis
  • Ns. Yulia Rahmawati.,S.Kep.,M.PH Universitas hafshawaty Penulis
  • Ns. Achmad Kusyairi, S.Kep.,M.Kep Universitas hafshawaty Penulis

Kata Kunci:

Tuberkulosis, Diabetes Mellitus, Nilai Gula Darah, Mycobacterium Tuberculosis, Tes Cepat Molekuler

Abstrak

 

Tuberkulosis (TBC) dan Diabetes Mellitus (DM) merupakan dua penyakit kronis yang prevalensinya tinggi di Indonesia. Hubungan antara kedua penyakit ini semakin mendapat perhatian karena DM dapat memperburuk prognosis pasien TBC. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara nilai gula darah pada pasien Tuberkulosis (TBC) yang juga menderita Diabetes Mellitus (DM) dengan tingkat positif Mycobacterium Tuberculosis (MTB) yang dideteksi melalui Tes Cepat Molekuler (TCM) di UPT Puskesmas Maron. Studi ini bertujuan untuk memahami bagaimana kadar gula darah mempengaruhi tingkat keparahan infeksi MTB pada pasien dengan kondisi komorbiditas TBC dan DM.

Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 47 pasien TBC DM. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi lembar checklist untuk mencatat nilai gula darah pasien serta hasil TCM yang mengukur tingkat positif MTB. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman Rank untuk mengidentifikasi korelasi antara kedua variabel tersebut.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 47 responden, 51,06% menunjukkan hasil TCM positif High, 31,91% positif Medium, 12,77% positif Low, dan 4,26% positif Very Low. Nilai rata-rata gula darah pada kelompok dengan hasil TCM positif High adalah 390,42 mg/dL, sementara kelompok dengan hasil TCM positif Medium memiliki rata-rata gula darah 336,46 mg/dL. Analisis bivariate menunjukkan adanya korelasi positif yang signifikan antara kadar gula darah dan tingkat positif MTB (p = 0,000, p < 0,05).

Korelasi yang signifikan antara kadar gula darah dan tingkat positif MTB ini menunjukkan bahwa hiperglikemi berpotensi memperburuk keparahan infeksi MTB pada pasien TBC DM. Menurut peneliti sangatlah penting untuk menganalisis hubungan nilai gula darah pasien TBC DM dengan tingkat positif MTB (Mycobacterium Tuberculosis) berdasarkan hasil TCM (Tes Cepat Molekuler) di UPT Puskesmas Maron.

Unduhan

Diterbitkan

2025-07-29 — Diperbaharui pada 2025-07-31

Versi

Cara Mengutip

HUBUNGAN NILAI GULA DARAH PASIEN TBC DMDENGANTINGKATPOSITIFMTB(MYCOBACTERIUM TUBERCULOSIS) BERDASARKAN HASIL TCM (TESCEPAT MOLEKULER) DI UPT PUSKESMAS MARON. (2025). Health Research Journal, 3(Nomor 02 Juli), 54-62. https://ejournal.dpdppnikabprobolinggo.org/index.php/health-research-journal/article/view/91 (Original work published 2025)

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

Artikel Serupa

1-10 dari 76

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.