PENGARUH PEMBERIAN LIDAH BUAYA TERHADAP PEMBENTUKAN JARINGAN GRANULASI PADA LUKA DIABETES DI WILAYAH KERJAUPT PUSKESMAS BADES
Kata Kunci:
Diabetes mellitus, jaringan granulasi, gel lidah buaya.Abstrak
Diabetes melitus adalah gangguan metabolik yang sering menyebabkan komplikasi seperti ulkus kaki diabetik, berpotensi berujung amputasi. Tingginya prevalensi diabetes melitus membuat perawatan luka menjadi krusial untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Lidah buaya diketahui efektif dalam menjaga kelembapan, mempercepat epitelisasi dan granulasi, serta mempercepat penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lidah buaya terhadap pembentukan jaringan granulasi pada luka diabetes.
Penelitian menggunakan desain quasy experimental dengan pendekatan two group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian sebanyak 30 pasien ulkus diabetik di UPT Puskesmas Bades. Penelitian ini menggunakan teknik convenience sampling dengan sampel pada kelompok intervensi (15 orang) dan kontrol (15 orang) dengan kriteria inklusi: (1) pasien DM dengan luka; (2) pasien mengalami ulkus diabetik atau luka ganggren derajat 1 sampai 2; (3) bersedia menjadi responden; (4) pasien yang rutin minum obat diabetes. Kriteria Eksklusi:
(1) pasien yang mengalami komplikasi persyarafan seperti stroke; (2) pasien yang menjalani operasi pada kaki atau tungkai dalam 1 tahun terakhirasien yang mengalami hipertensi tidak terkontrol, osteoarthritis, retinopati, dan nefropati; (3) pasien yang mengundurkan diri saat penelitian berlangsung. Kelompok intervensi menerima perawatan luka dengan gel lidah buaya setiap 3 hari selama 2 minggu, sedangkan kelompok kontrol menggunakan NaCl 0,9%. Pengukuran pretest dilakukan sebelum perlakuan dan posttest setelah 2 minggu perlakuan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner BJWAT dan dianalisis dengan uji Wilcoxon dan MannWhitney.
Rata-rata skor granulasi pada kelompok intervensi (30,60±27,13) dan pada kelompok kontrol (42,67±41,67). Hasil Uji Mann-Whitney menghasilkan p=0,009, menunjukkan perbedaan signifikan dalam pembentukan jaringan granulasi antara penggunaan gel lidah buaya dan NaCl 0,9%.
Gel lidah buaya terbukti efektif dalam meningkatkan pembentukan jaringan granulasi pada ulkus diabetik. Lidah buaya diketahui mengandung berbagai zat aktif seperti aloin, glukomannan, dan gibberellin yang berperan penting dalam proses regenerasi jaringan. Sehingga dapat digunakan sebagai evidence based untuk mengembangkan penelitian lebih lanjut.