PENGARUH TEKNIK RELAKSASI BENSON TERHADAP FREKUENSI KEKAMBUHAN PADA PASIEN ASMA BRONKIAL DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS PENANGGAL
Kata Kunci:
asma bronkiale, frekuensi kekambuhan, teknik relaksasi Benson.Abstrak
Asma bronkiale merupakan salah satu penyakit kronis pada saluran pernapasan yang ditandai dengan inflamasi dan penyempitan saluran napas, yang dapat menyebabkan kesulitan bernapas, batuk, dan mengi. Penyakit ini bersifat kambuhan, di mana pasien dapat mengalami serangan asma berulang kali yang dipicu oleh berbagai faktor seperti alergen, iritan, infeksi saluran pernapasan, dan stres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi Benson terhadap frekuensi kekambuhan pada pasien asma bronkiale di wilayah kerja UPT Puskesmas Penanggal .
Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan rancangan One-group Pretest-Posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah 37 pasien asma bronkiale usia produktif, yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling.
Sebelum perlakuan, hasil menunjukkan bahwa sebagian besar responden (59,5%) mengalami frekuensi kekambuhan asma dalam kategori sering. Namun, setelah diberikan intervensi berupa teknik relaksasi Benson, terjadi penurunan yang signifikan pada frekuensi kekambuhan, dengan 86,5% responden berada dalam kategori jarang.
Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikan α < 0,05 (0,000), yang mengindikasikan adanya pengaruh yang signifikan dari teknik relaksasi Benson terhadap penurunan frekuensi kekambuhan asma pada pasien di wilayah kerja UPT Puskesmas Penanggal .
Temuan ini menunjukkan bahwa teknik relaksasi Benson efektif sebagai intervensi non-farmakologis untuk mengurangi frekuensi kekambuhan asma bronkiale. Penelitian ini merekomendasikan penerapan teknik relaksasi ini secara rutin sebagai bagian dari program pengelolaan asma di puskesmas dan lembaga kesehatan lainnya, untuk meningkatkan kualitas hidup pasien asma.