HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DAN KELELAHAN KERJA DENGAN HIPERTENSI PADA PEKERJA DI PASAR WEDUSAN PROBOLINGGO
Kata Kunci:
Kualitas Tidur, Kelelahan Kerja, Hipertensi,Abstrak
Tekanan darah tinggi yaitu suatu peningkatan tekanan darah di dalam arteri, dan hal ini sering ditemukan pada usia lanjut atau lansia. Salah satu faktor penyebab terjadinya hipertensi dikarenakan kualitas tidurnya berkurang dan kelelahan kerja berlebihan. Dengan kualitas tidur yang buruk dan kelelahan kerja berlebih sangat tidak baik untuk kesehatan bagi para pekerja pasar yang jam kerja nya malam. Penelitan ini bertujuan untuk menganalisis hubungan Kualitas Tidur dan Kelelahan Kerja dengan hipertensi pada pekerja di Pasar.
Jenis penelitian ini analitik korelasional dengan desain cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 88 responden. Sampel yang digunakan yaitu pekerja di Pasar sejumlah 65 responden dengan syarat inklusi dan esklusi diambil dengan cara purpose sampling. Instrument yang digunakan lembar kuisioner kuisioner kualitas tidur yaitu Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan Kelelahan Kerja Industrial Fatigue Research Committe (IFRC). Teknik analisa data menggunakan spearman rank.
Hasil penelitian didapatkan Kualitas Tidur responden terbanyak adalah kualitas tidur yang cukup dengan 55 responden (84,6%), dan Kelelahan kerja responden terbanyak adalah kelelahan kerja yang sedang 53 responden (81,5%), dan berdasarkan hipertensi yang terbanyak adalah derajat 1 dengan 49 responden (75,4%). Hasil uji statistic menunjukkan ada hubungan kualitas tidur dengan hipertensi dengan nilai (p value 0,00 <α 0,05), Dan ada hubungan kelelahan kerja dengan hipertensi dengan nilai (p value 0,02 <α 0,05)
Diharapkan bagi petugas Kesehatan dapat meningkatkan upaya pelayanan promotif dan preventif, selain itu juga dapat dilakukan penyuluhan Kesehatan tentang cara menjaga kualitas tidur dan kelelahan kerja serta pentingnya pencegahan hipertensi dengan berbagai macam metode dan media.